GGC (Generasi Galau Cinta) dan sedikit tentang ka gitasav
Hello,welcome back to my channel! Haha, I know it’s not youtube . BUTT, WELCOME BACK TO MY RANDOM PAGE!
Actually, gue nggak tau dan I have no idea buat nulis apa di sore ini, tapi ada aja yang
buat gue sedikit ketawa tentang kelakuan anak-anak muda jaman sekarang ini. By the
way, judul blog gue ini terinspirasi oleh my lovely blogger , vlogger, and
hijaber as always ka gitasav. Gue punya blog udah cukup lumayan lama dari gue
SMP tapi, gue udah mulai jarang ngeblog karena males (HAHA typical to introvert
girl) gue merasa mempunyai 80% kesamaan dengan ka gita kita sama-sama introvert
dan punya cara pandang yang sama juga apalagi tentang Indonesia dan
orang-orangnya, bedanya mungkin ka gita cantik dan gue dibawahnya hoho. Setiap tulisan
dari ka gita selalu memunculkan ‘I AGREE MOMENT’ btw, gue juga udah tau ka gita
sejak SMA dan video pertama kali yang gue lihat adalah tentang jerman,FIX
banget waktu itu gue langsung subscribe because she is inspiring girl , ka gita
berbeda dengan vlogger lainnya yang isinya cuma pencitraan dan pencitraan. Isi vlognya
selalu informatif dan bikin nagih , dan fyi gue udah nonton hampir semua video
nya, udah baca almost all blog and listened to every her cover, dari yang
jumlah followers di IG nya puluhan ribu sampai sekarang udah 100k lebih
followers. Gue baru semangat buat nulis blog lagi karena terinspirasi dengan
tulisan ka gita. Mungkin kupingnya ka gita sekarang lagi panas kali ya, karena
gue omongin kaya gini. OKAY,BACK TO THE TOPIC!
Beberapa bulan ini, menurut pengamatan gue why and why as a
teenager very very interest to talked about her story of love, like relationship,
move on and anything shit I’ve hear . to be honest, apa Cuma lingkungan gue
yang kaya gini? Atau gue yang salah memilih teman? Atau gue salah untuk memilih
tempat buat gue bisa berkembang? Berbicara soal relationship emang nggak akan ada
habisnya, tapi gue bosen kalo yang diomongin lagi-lagi masalah hati dan hati.
apalagi umur kita masih muda, buat gue hal itu masih jauh buat selalu berbicara
soal cinta, yang gue lihat rata-rata anak SD udah mulai paham tentang hal
semacam itu. Setiap gue ingin memalingkan topic yang sekiranya mungkin lebih
interest dari hal itu, pasti selalu ada aja orang yang nyeletuk nggak penting
lagi. Dan,okay gue ngaku kalah. Itulah kenapa gue bangga menjadi seorang
introvert , dimana terkadang sendiri bersama imajinasi , khayalan , ekspetasi
dan cita-cita gue lebih penting daripada gue harus paksakan untuk dilingkungan
yang nggak tepat . dari sinilah , gue mulai berfikir apa ya, yang perlu
disalahkan? Kebanyakan nonton sinetron kah?drama korea kah? Atau baca novel
milea kah? Yang membuat remaja-remaja ini menjadi labil akan tujuan hidupnya,
yeah GALAU.
Galau dan galau , cinta dan cinta, seakan-akan dunia isinya cuma
cinta. Man, lo harus tau dunia itu luas, isinya bukan Cuma cinta doang. Coba yuk,
sekali-kali buka mata dan fikiran buat menerima bahwa kehidupan itu nggak
sekejam yang lo lihat di sinetron , nggak seindah relationship nya bersama para
oppa-oppa ganteng, sehingga hidup kalian lebih bermakna dan nggak mudah galau.
Gue tau, gue orangnya realistis banget nggak suka sama
hal-hal yang berbau romantic-romantis seperti di drama korea. Bukan berarti gue
nggak suka produk korea , haha. Gue pernah nonton, dan emang bagus banget,
film-filmnya juga, tapi mungkin genre romance bukan ladang gue. Kenapa jadi curcol mba?
Terlalu jenuh, terlalu bosen untuk membicarakan hal-hal yang
belom pasti, karena jodoh,rezeki dan maut sudah Allah yang mengatur . masih
banyak hal-hal yang perlu kita kaji, kita dalami bukan sekedar masalah cinta. Bahwasanya,
kita harus mulai berbenah diri kalau lo pelajar ya lo belajar supaya lo bisa
sukses, kalo lo mahasiswa ya lo berkarya , mengejar cita-cita lo, mendekatkan
diri kepada Tuhan, buat yang cewek daripada lo galau gagal move on mending berbenah
diri misalnya belajar masak, belajar sesuatu yang lo harus bisa dikemudian hari
untuk menjadi wanita yang sesungguhnya, YA ibu Rumah Tangga. Karena pada
hakikatnya cinta yang tulus adalah cinta dari seorang Ibu yang berusaha membersarkan
dan membimbing anak-anaknya kelak, Ibu yang cerdas akan menghasilkan anak-anak
yang cerdas. Ketika lo sukses dalam sekolah, berkarir , bisa membahagiakan
kedua orang tua lo, maka laki-laki yang lo impikan akan datang dengan tidak
membawa embel-embel gombalan belaka.
Hidup ini bukan melulu soal perasaan, galau, jatuh cinta dan sebagainya. itu benar, hidup tanpa cinta bagai makanan tanpa garam. tapi silahkan saja urus itu cinta, kalian cuma makan garamnya saja. nggak pakai nasi, nggak pakai lauk, sayur cuma bongkahan garam, dinikmati sana.
-Tere Liye
Sekian, WASSALAM :)
Komentar
Posting Komentar