"Hidup kok gini-gini aja?"
“Hidup
kok gini-gini aja?” kalimat itu sering banget muter-muter di otak gue. Bahkan ketika
buka sosmed pun, nggak di twitter, instastory, kebanyakan isinya keluhan. Emang
sih, sosmed selain buat ajang pamer juga fasilitas buat curhat. Gue juga. Kadang.
Hehe. Tapi balik lagi, ketika otak gue udah terkontaminasi sama kalimat tadi,
gue jadi banyak merenungi hidup yang emang gini-gini aja. Jenuh. Iya.
Walau
ya, gue juga nggak tahu sebenarnya definisi “hidup yang nggak gini-gini aja” tuh yang
seperti apa. Punya banyak uang kah? Bisa beli apapun yang lo mau? Gonta-ganti
gebetan kah? Punya handphone baru? I don’t know. Menurut gue, arti “hidup
gini-gini aja” dalam materi itu klise. ASLI. Klise banget.
Sekarang,
gue bisa menghirup udara bebas, bisa makan enak, tidur nyenyak, punya pemikiran
yang lebih luas, pergaulan yang lebih luas, jauh lebih berani menghadapi
resiko, keluar dari zona nyaman, dapet hal-hal baru setiap hari walau misalnya kegiatan
yang emang cuma ngadepin laptop atau handphone doang. But, c’mon guys, we live
in 21st century. Something about technology, something about social
media, internet, even u can earn money from it. Kadang, gue juga mikir apakah
punya uang banyak, istri banyak (ups im not kinda feminism person btw J )haha apakah itu semua
akan menjamin “Bahagia” ? dengan punya uang banyak emang sih lo bisa beli apa
aja, rumah? Kendaraan? Okay. So, "Happiness"? Isn’t thing that u can’t buy.
Ketika
pemikiran kita jauh lebih luas, bisa menghargai pendapat orang, menghargai orang
yang lebih tua, saling toleransi, jaga ucapan dengan baik, sopan-santun, dan sikap positif lainnya. Hidup nggak bakal gini-gini aja kalau pemikiran kita nggak sempit, nggak satu arah dan satu sisi. Everyone would respect you not because your fancy things. But one thing that
people like to forget is ATTITUDE. Yeah,
we need human who can respect to each others. Hidup gue nggak begini-begini aja
kok, karena Alhamdulillah gue tahu cara untuk bisa respect dengan perbedaan.
Hidup gue nggak begini-begini aja, karena gue tahu makin dewasa bisa pilih-pilih
mana yang baik dan bisa dipertahankan dengan mana yang toxic dan kudu dibuang. Realitas
emang butuh duit banyak, tapi dengan punya teman yang selalu ada buat gue, Keluarga
yang support, duit bukan lagi semata-mata duit. Karena itu semu. Bisa habis. Tapi,
kalo gue kehilangan ATTITUDE dan rasa respect tadi, otomatis gue akan kehilangan
teman dan keluarga yang JAUHHHH lebih berharga dari sekedar uang. “Hidup
gini-gini aja” ? No, Im not. “Hidup gue bahagia-bahagia aja”.
So,
definisi “Hidup gini-gini aja” menurut lo gimana?
Komentar
Posting Komentar